Menuju Smart Campus, STKIP Muhammadiyah Enrekang Launching PMB Online

Ummaspul.ac.id, Enrekang — STKIP Muhammadiyah Enrekang terus melalukan pembenahan untuk meningkatkan mutu lembaganya. Setelah memulai proses perubahan bentuk menuju Universitas sekaligus mengusulkan 5 program studi baru pada bulan April lalu. Kini STKIP Muhammadiyah Enrekang tengah merancang sistem baru sebagai terobosan untuk memaksimalkan perekrutan calon mahasiswa baru.

Bertempat di Aula Kampus I STKIP Muhammadiyah Enrekang, Jl. Jenderal Sudirman No. 17 Enrekang, Ketua STKIP Muhammadiyah Enrekang, Drs. Yunus Busa, M.Si secara resmi meluncurkan (launching) sistem Peneriamaan Mahasiswa Baru (PMB) versi Online, Kamis, 13 Juni 2019.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim serta penuh rasa syukur, atas nama STKIP Muhammadiyah Enrekang saya menyatakan bahwa sistem Peneriamaan Mahasiswa Baru berbasis Online ini secara resmi mulai dioperasikan sejak hari ini” ucap Yunus Busa.

Selain Ketua STKIP Muhammadiyah Enrekang, acara peluncuran PMB Online juga dihadiri oleh para Wakil Ketua (I, II, III), Ketua BPH, Drs. H. Syawal Sitonda, M.Ag, Sekretaris BPH, Drs. H. Hasbudi, Ketua PDM Kab. Enrekang, Drs. H. Kamaruddin Sita, M.Pd.I, unsur Pimpinan Program Studi dan lembaga serta beberapa dosen dan staf.

Dihadapan para peserta rapat, Yunus Busa menegaskan bahwa STKIP Muhammadiyah Enrekang betul-betul serius dan komitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan di STKIP Muhammadiyah Enrekang.

Kami bersama BPH, Pimpinan dan semua perangkat institusi sedang berjibaku dan berupaya keras dalam membenahi perguruan kita ini, tidak hanya pada aspek insfrastruktur tetapi juga membangun sistem layanan yang lebih baik, salah satunya PBM Online ini, katanya.

Kehadiran layanan akademik perguruan tinggi yang berbasis digital untuk era sekarang ini tidak bisa lagi dinafikan, sudah menjadi keniscayaan. Itulah sebabnya kita bergegas memberlakukan juga di kampus ini, tambahnya.

Selain itu, lanjut Yunus rata-rata Perguruan Tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia sudah menggunakan sistem online sehingga STKIP Muhammadiyah Enrekang juga harus menyesuaikan. Saya beri contoh, di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) saja yang baru berdiri sekitar 2 tahun lalu, sudah menggunakan sistem online dalam hampir semua layanan akademik maupun akademiknya. UMKT bahkan komitmen untuk menerapkan paperless atau layanan berbasis digital alias layanan tanpa kertas.

Yunus berharap kehadiran sistem PMB Online ini bisa meningkatkan penambahan jumlah perekrutan calon mahasiswa baru dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Lebih jauh dari itu, kehadiran PMB Online kiranya menjadi alarm bahwa saat ini kita sedang merintis usaha menjadi smart campus.(ryd)*

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *